Pertolongan Tuhan selalu Tepat Waktu

foto1
foto1
foto1
foto1
foto1

Gereja EBENHAEZER

GKI 'EBENHAEZER" Timika

Jalan : Ahmad Yani, Timika, Papua

Telp : (0901) 330249

Email :

gkiebenhaezertimika@yahoo.com

Link Penting

 

 

Login Form

Cerita Inspirasi

Saudaraku, Jangan Berkecil Hati
24 Okt 2016 08:52 - Fred Wakum

Apa yang akan Anda lakukan, kalau Anda mengalami bahwa Anda tidak bisa melakukan hal-hal besar bagi  [ ... ]

Selanjutnya
Pertolongan Tuhan selalu Tepat Waktu
24 Okt 2016 08:50 - Fred Wakum

Alkisah di suatu pulau kecil, tinggallah berbagai macam benda-benda abstrak: ada CINTA, KESEDIHAN, K [ ... ]

Selanjutnya
Alkisah Tiga Pohon
24 Okt 2016 08:47 - Fred Wakum

Alkisah….pada suatu ketika adalah tiga buah pohon yang tumbuh di lereng suatu bukit. Mereka membic [ ... ]

Selanjutnya
Jangan Berkecil Hati Saudaraku
24 Okt 2016 08:45 - Fred Wakum

Apa yang akan Anda lakukan, kalau Anda mengalami bahwa Anda tidak bisa melakukan hal-hal besar bagi  [ ... ]

Selanjutnya
Melibatkan Tuhan dalam Hidup Kita
24 Okt 2016 08:32 - Fred Wakum

Pernahkah Anda merasa ada sesuatu yang hilang dari hidup Anda? Saya rasa Anda pernah mengalami hal i [ ... ]

Selanjutnya
Memupuk Sikap Rendah Hati dalam Hidup
24 Okt 2016 08:27 - Fred Wakum

Tentu Anda yakin bahwa Tuhan sangat menyukai orang yang sungguh rendah hati. Mengapa? Karena orang y [ ... ]

Selanjutnya

iklan 1

Alkisah di suatu pulau kecil, tinggallah berbagai macam benda-benda abstrak: ada CINTA, KESEDIHAN, KEKAYAAN, KEGEMBIRAAN dan sebagainya. Mereka hidup berdampingan dengan baik. Namun suatu ketika, datang badai menghempas pulau kecil itu dan air laut tiba-tiba naik dan akan menenggelamkan pulau itu. Semua penghuni pulau cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri. 

CINTA sangat kebingungan sebab ia tidak dapat berenang dan tak mempunyai perahu. Ia berdiri di tepi pantai mencoba mencari pertolongan. Sementara itu air makin naik membasahi kaki Cinta. Tak lama Cinta melihat KEKAYAAN sedang mengayuh perahu. "Kekayaan! Kekayaan! Tolong aku!" teriak Cinta. "Aduh! Maaf, Cinta!" kata KEKAYAAN, "Perahuku telah penuh dengan harta bendaku. Aku tak dapat membawamu serta, nanti perahu ini tenggelam. Lagipula tak ada tempat lagi bagimu di perahuku ini." Lalu Kakayaan cepat-cepat mengayuh perahunya pergi. 

Cinta sedih sekali, namun kemudian dilihatnya KEGEMBIRAAN lewat dengan perahunya. "Kegembiraan! Tolong aku!", teriak Cinta. Namun Kegembiraan terlalu gembira karena ia menemukan perahu sehingga ia tak mendengar teriakan Cinta. 

Air makin tinggi membasahi Cinta sampai ke pinggang dan Cinta semakin panik. Tak lama lewatlah KECANTIKAN. "Kecantikan! Bawalah aku bersamamu!", teriak Cinta. "Wah, Cinta, kamu basah dan kotor. Aku tak bisa membawamu ikut. Nanti kamu mengotori perahuku yang indah ini." sahut Kecantikan. Cinta sedih sekali mendengarnya. 

Ia mulai menangis terisak-isak. Saat itu lewatlah KESEDIHAN. "Oh, Kesedihan, bawalah aku bersamamu," kata Cinta. "Maaf, Cinta. Aku sedang sedih dan aku ingin sendirian saja..." kata Kesedihan sambil terus mengayuh perahunya. Cinta putus asa. Ia merasakan air makin naik dan akan menenggelamkannya. 

Pada saat kritis itulah tiba-tiba terdengar suara, "Cinta! Mari cepat naik ke perahuku!" Cinta menoleh ke arah suara itu dan melihat seorang tua dengan perahunya. Cepat-cepat Cinta naik ke perahu itu, tepat sebelum air menenggelamkannya. 

Di pulau terdekat, orang tua itu menurunkan Cinta dan segera pergi lagi. Pada saat itu barulah Cinta sadar bahwa ia sama sekali tidak mengetahui siapa orang tua yang menyelamatkannya itu. Cinta segera menanyakannya kepada seorang penduduk tua di pulau itu, siapa sebenarnya orang tua itu. "Oh, orang tua tadi? Dia adalah WAKTU." kata orang-orang itu. 

"Tapi, mengapa ia menyelamatkanku? Aku tak mengenalnya. Bahkan teman-teman yang mengenalku pun enggan menolongku" tanya Cinta heran. "Sebab," kata orang-orang itu, "Hanya WAKTU lah yang tahu berapa nilai sesungguhnya dari CINTA itu." 

Saudara-saudara Yang terkasih

Percayalah …!!!!! Bahwa Tuhan sangat memahami apa yang harus Ia perbuat kepada kita. Kita tidak perlu berpikir bahwa Tuhan harus seperti yang kita mau, kita tidak bisa mengatur Tuhan. Tuhan selalu berada di tempat & waktu yang tepat.  Jangan gelisah dan cemas menghadapi semua badai permasalahan, tetaplah berdoa serahkan semua persoalan itu padaNya, nyanyikanlah pujian kepadaNya sepanjang hari dan laluilah hari-hari dalam hidup ini bersama Tuhan. Tetap percayalah kepadaNya! Ia akan memberi kekuatan dan pertolongan kepada kita. Percayalah!

”Karena itu Ia sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka” Ibrani 7:25

“Seperti Aku menyertai Musa, demikianlah Aku menyertai Engkau; Aku tidak akan membiarkan Engkau dan tidak akan meninggalkan Engkau” Yosua 1:5b

“Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat” Wahyu 1 : 3   A M I N ….

 

INFORMASI  PETUGAS  IBADAH

JEMAAT GKI EBENHAEZER TIMIKA

Minggu, 11 Desember 2016  (Minggu Advent III)

IBADAH

JAM

WIJK

PELAYAN FIRMAN

SERAGAM

Subuh

05.00

5, 8, 11, 12

Pdt. Ribka Korwa, S.Th

Ungu - Hitam

Pagi

09.00

1, 2, 6, 7

Pdt. John Nanlohy S.Th

Ungu - Hitam

Malam

19.00

3, 4, 9, 10

Pdt. Merry Tanamal, S.Th

Ungu - Hitam

 

 

 

Polling

Bagaimana tanggapan Anda tantang website ini ?

Online Sekarang

Kami memiliki 53 guests dan tidak ada anggota yang online

All Video Share Gallery

Statistik Pengunjung

00054384
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu kemarin
Bulan ini
Bulan lalu
TOTAL
23
17
165
53592
1562
1686
54384

IP Anda: 54.198.27.243
2018-08-22 15:02